Senin, 11 November 2013

Tattoo: Risiko & Bahayanya


Oleh: dr. Nadia Octavia
 
Cara pembuatan tato
Tato merupakan suatu tanda atau desain yang dibuat pada kulit Anda dengan pigmen-pigmen yang dimasukkan melalui tusukan pada lapisan atas kulit. Biasanya para seniman tato menggunakan mesin yang serupa dengan mesin jahit dengan 1 atau lebih jarum untuk menusuk kulit. Pada setiap tusukan, jarum-jarum tersebut akan memasukkan tetesan tinta. Proses tersebut berlangsung tanpa dilakukan anestesi sehingga dapat menimbulkan perdarahan dan rasa nyeri.
 
Ketahui risikonya:
  • Reaksi alergi
Pewarna tattoo, terutama warna merah, hijau, kuning dan biru dapat menimbulkan reaksi alergi pada kulit, seperti gatal dan kemerahan. Hal ini dapat berlangsung bahkan bertahun-tahun setelah Anda melakukan tato.
  • Infeksi kulit
Infeksi kulit seperti kemerahan, bengkak, nyeri dan bernanah dapat terjadi setelah pembuatan tato.
  • Jaringan parut
Tato dapat menimbulkan jaringan parut pada kulit atau keloid
  • Penyakit yang menular melalui darah
Jika peralatan tato yang digunakan terkontaminasi darah yang terinfeksi, maka Anda akan berisiko tinggi terpajan penyakit seperti: tetanus, hepatitis B dan hepatitis C
 
Pastikan pencegahan dini sebelum melakukan tato.
Anda perlu memastikan hal-hal berikut ini jika ingin membuat tattoo:
  • Pastikan seniman tato Anda berpengalaman serta memiliki lisensi dan menggunakan peraturan dan regulasi standar yang telah ditentukan.
  • Pastikan seniman tato telah mencuci tangan dan menggunakan sarung tangan sewaktu membuat tato.
  • Pastikan seniman tato Anda memiliki mesin sterilisasi (autoklaf) untuk mensterilkan seluruh peralatan dan disinfektan.
 
Rawatlah tato Anda dengan baik
  • Lepaslah perban dalam kurun 24 jam
Aplikasikan salep antibiotik pada kulit setelah pembuatan tato.
  • Jagalah kebersihan kulit yang telah dibuat tattoo
Ketika mandi, hindari kucuran air secara langsung pada kulit yang baru saja di-tato.
  • Gunakan pelembab
Aplikasikan pelembab ringan pada kulit 2x/hari sesudah mandi.
  • Hindari paparan sinar matahari
 
Jagalah area kulit yang telah di-tato agar terhindar dari sinar matahari paling tidak dalam beberapa minggu.
  • Hindari berenang/berendam dalam air selama masa penyembuhan
  • Biarkan kulit mengalami masa penyembuhan selama 2 minggu
  • Jangan menggaruk atau hindari goresan pada kulit karena akan meningkatkan risiko infeksi dan dapat menimbulkan jaringan parut pada kulit.

0 komentar "Tattoo: Risiko & Bahayanya", Baca atau Masukkan Komentar

Posting Komentar